Militer Rusia dilaporkan tengah melakukan uji coba rudal hypersonic generasi terbaru mereka, Zircon. Ini merupakan uji coba pertama, dari serangkaian uji coba panjang yang dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 2017 mendatang.
Menurut salah seorang sumber di militer Rusia, rangkaian uji coba panjang ini dibutuhkan untuk bisa terus mengembangkan kemampuan rudal tersebut, sebelum akhirnya masuk pada tahap produksi pada tahun 2018 mendatang.
"Tes rudal Zircon yang dijadwalkan selesai pada 2017 sesuai dengan kontrak sedang dilakukan, dan produksi serial rudal rencananya akan diluncurkan satu tahun berikutnya," kata sumber itu yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (19/4).
Rusia sendiri saat ini memang tengah getol melakukan pengembangan alat-alat dan senjata tempur mereka. Selain rudal Zikron, Rusia juga dilaporkan tengah melakukan uji coba tahap akhir rudal Iskander.
Selain rudal Iskander, Rusia juga tengah melakukan uji coba tahap akhir generasi terbaru tank Armata. "Kelompok uji coba tank Armata T-14 sedang menjalani tes pasukan. Ini merupakan tahap terakhir sebelum tank ini dimasukan ke dalam layanan militer, dan pengiriman seri ini mulai dilakukan," kata wakil kepala Uralvagonzavod, perusahaan pembuat tank Armata, Alexey Zharich.
Menurut salah seorang sumber di militer Rusia, rangkaian uji coba panjang ini dibutuhkan untuk bisa terus mengembangkan kemampuan rudal tersebut, sebelum akhirnya masuk pada tahap produksi pada tahun 2018 mendatang.
"Tes rudal Zircon yang dijadwalkan selesai pada 2017 sesuai dengan kontrak sedang dilakukan, dan produksi serial rudal rencananya akan diluncurkan satu tahun berikutnya," kata sumber itu yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dilansir Itar-tass pada Selasa (19/4).
Selain rudal Iskander, Rusia juga tengah melakukan uji coba tahap akhir generasi terbaru tank Armata. "Kelompok uji coba tank Armata T-14 sedang menjalani tes pasukan. Ini merupakan tahap terakhir sebelum tank ini dimasukan ke dalam layanan militer, dan pengiriman seri ini mulai dilakukan," kata wakil kepala Uralvagonzavod, perusahaan pembuat tank Armata, Alexey Zharich.